say hi and hello..

08 November 2015

Syarat Transfer Domain dan Perbedaan antara Transfer dengan Push Domain

Mungkin dari kita, ada sebagian yang belum benar-benar mengerti perbedaan push domain (move service) dan transfer domain. Dalam sebuah penyedia layanan registrasi domain, kita pastinya sudah sering mendengar istilah push dan transfer domain tapi apakah anda mengerti dari dua kata tersebut maksudnya apa? disini ada teman saya yang beranggapan bahwa push dan transfer domain itu sama yaitu memindahkan domain yang kita miliki saat ini. dari anggapan teman saya tersebut saya tidak bilang itu salah, hanya saja tujuan dari push dan transfer sendiri sedikit berbeda. lalu dimana perbedaan? disini saya akan jelaskan secara singkat dengan pemahaman saya sendiri.

Push Domain (Move Service) adalah memindahkan domain yang kita miliki sekarang ke pungguna lain yang masih dalam satu registrar. beda halnya dengan trransfer domain, yang mana Transfer Domain adalah memindahkan domain yang kita miliki ke pengguna lain di registrar yang berbeda. lalu "dimana lagi perbedaannya gan?" simple aja gan jawaban dari saya, and bisa di lihat dari prosesnya kalo push domain bisa pindah tangan dalam waktu singkat sedangkan untuk transfer domain memakan waktu 5-8 hari tergantung pada registrar anda saat ini.

Nah, Sebelum melakukan transfer pada domain anda dari register sekarang dimana domain anda terdaftar ke registrar lain. Ada beberapa hal yang harus anda perhatikan sebelum melakukan transfer pada domain tersebut. domain yang akan di transfer harus memenuhi syarat-syarat berikut.

# Syarat Transfer Domain

Untuk menyelesaikan proses transfer domain bisa berlangsung 3-8 hari. Namun, lama waktu proses transfer tergantung pada ekstensi domain dan registrar anda saat ini.

Syarat yang perlu anda perhatikan untuk men-transfer domain sebagai berikut.

  • Domain sudah berumur selama 60 hari, Dimana terhitung dari tanggal awal pembelian atau proses push dan transfer domain tersebut sebelumnya.
  • Domain berstatus OK, Active, dan pastikan domain tersebut sudah "Unlocked / Tidak Terkunci".
  • Jika domain tersebut memiliki keamanan privasi karena memakai protect domain atau Whoisguard sebaiknya di nonaktifkan terlebih dahulu. jika tidak proses transfer domain mungkin akan gagal karena faktanya bahwa informasi kontak masih dilindungi di WHOIS.
  • Domain tidak kadaluwarsa


Jadi, itulah perbedaan transfer dan push domain dan syarat-syarat yang harus dipenuhi sebelum melakukan transfer domain ke registrar yang berbeda. semoga apa yang saya bagikan kali ini bermanfaat untuk agan semua yang sudah membaca posting saya ini.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Syarat Transfer Domain dan Perbedaan antara Transfer dengan Push Domain